1O Kata pak Mario
teguh
bagi diri sendiri,
yang mengutamakan kebahagiaan
daripada kesenangan menyiksa mereka
yang telah menyesal.
bahwa cinta yang baru akan sulit kau temukan,
membuatmu merendahkan dirimu sendiri,
dan menghamba diperlakukan tanpa hormat
oleh orang yang kau harapkan menjadi belahan jiwamu.
Jika ia asli belahan jiwamu,
ia akan memperlakukanmu dengan hormat,
dan tidak menelantarkanmu untuk mengemis perhatian.
Bebaskanlah dirimu.
Itu hakmu.
yang berbakat bagi kesejahteraan
adalah menjadi pribadi yang:
1. Lebih mudah disukai oleh orang lain.
2. Segera bertindak.
3. Menggunakan hasil untuk lebih menghasilkan.
Semoga Anda bersegera melakukan
yang sudah Anda ketahui baik bagi Anda.
tertutupi oleh tabir yang akan
terbuka oleh ketegasan kita untuk
menjadi pribadi yang
mengindahkan hubungan dengan
orang lain,dan yang mensyukuri
dan menggunakan kemampuan
yang sudah ada pada diri kita.
Menyegerakan kebaikan adalah
menyegerakan rezeki
Tuhanku Yang Maha Membuka Hati,
Terima kasih atas pengertian yang indah di pagi ini, yang mengharuskanku memohon maaf dariMu, bahwa dalam keseharianku - aku belum berlaku sebaik yang kuyakini.
Aku meyakini bahwa tiada yang memberiku rezeki selain Engkau, tapi aku marah kepada orang yang tidak adil kepadaku, seolah aku berharap rezeki darinya.
Aku merendahkan penghormatan kepada diriku sendiri, untuk berpalsu-palsu menyenangkan orang yang kurahapkan akan membayarku tinggi, padahal Engkau Yang Maha Pemberi rezeki - sangat menghormatiku.
Aku mudah sekali mengomentari ketidak-setiaan orang kepada keyakinan mereka, tapi aku sendiri masih pantas disebut palsu dalam kesendirianku.
Tuhanku, aku mengerti bahwa Engkau sedang menanti kepatuhanku kepadaMu, dengan meniadakan jarak antara yang kuyakini dengan yang kukerjakan.
Engkau belum sepenuhnya memudahkan hidupku, sebagai caramu yang anggun untuk memaksaku menundukkan hati dan wajah di hadapanMu, untuk memohon sepenuh kesedihan hatiku, agar aku mengerti bahwa aku tak boleh berharap kepada selainMu, Tuhanku Yang Maha Pemurah.
Maka aku mohon Engkau merestui proyek pribadiku hari ini, untuk meniadakan jarak antara yang kuyakini dan yang kukerjakan.
Jadikanlah aku pribadi yang melakukan yang kukatakan, dan mengatakan yang kulakukan.
Semoga dengannya, Engkau mengeluarkanku dan keluargaku dari kelemahan, dan membahagiakan kami dalam kehidupan yang kuat, yang mendamaikan hati, yang melapangkan nafas, yang menceriakan wajah, dan yang merenyahkan tawa.
Tuhan, bahagiakanlah kami.
bekerja-keraslah, dan jadilah pribadi yang kuat karena tenaga dari rencana-rencana Anda.
Jadilah pengubah keadaan dan bukan menjadi korban dari perubahan.
Sudahlah, berhentilah hidup dalam perasaan sebagai korban.
Engkau tak akan melihat keindahan melalui hati yang galau, dan engkau tak akan mendengar kemerduan melalui pikiran yang kalut.
Serahkanlah kesedihanmu kepada Tuhan, lakukanlah yang bisa kau lakukan, agar Tuhan melakukan yang tak bisa kau lakukan.
Sejenak setelah engkau menegaskan dirimu untuk memilih kebahagiaan, rasa cerah dan ringan dari kebahagiaan akan mulai berkembang di dadamu.
Cobalah, sekarang, dan rasakanlah bahwa kebahagiaanmu adalah masalah keputusanmu.
Putuskanlah untuk berbahagia.
Sesungguhnya lebih banyak alasan bagimu untuk bersyukur daripada bersedih.
Putuskanlah untuk berbahagia, karena itu adalah bentuk kesyukuran yang paling mendekatkanmu kepada kebahagiaan.
Semoga Tuhan menyembuhkan luka-luka hatimu, menguatkan jiwamu, memudahkan langkahmu, membesarkan rezekimu, dan mengindahkan kehidupan cintamu.
Maka gunakanlah kesempatan makan pagi bersama anak-anak untuk menularkan sikap-sikap yang menjadikan Anda sebagai ibu dan ayah yang mereka hormati dan teladani.
Jadikanlah canda dan tawa sederhana dalam kebersamaan dengan anak-anak sebagai sarana pengembangan dan pengindahan sikap mereka, yang secara alamiah berlangsung setahap-demi setahap.
Karena, sikap dan perilaku buruk yang terbentuk pada anak-anak kita, selalu adalah sikap dan perilaku yang kita ijinkan tumbuh menguat sejak mereka bayi – di bawah pengawasan kita.
Dan kita semua sudah tahu, betapa sulitnya upaya memperbaiki sikap dan perilaku salah itu, baik bagi orang tua dan bagi sang anak.
Dan bukankah kita juga sudah tahu, bahwa anak-anak dengan sikap dan perilaku yang salah – akan menyulitkan hidup orang tuanya sampai jauh ke masa depan, dan akan menjadikan mereka anggota masyarakat yang tidak mendamaikan.
pencapaian dari banyak keinginan.
Segala sesuatu dimulai dari keinginan.
Keinginan bukanlah sumber derita.
Keinginan besar tapi tanpa tindakan adalah pemasti penderitaan.
daripada hanya bekerja
dalam kegentingan untuk memiliki
setiap hal dan segala sesuatu.
Kehidupan ini bukan hanya
tentang memiliki, tetapi tentang
menghargai dan bersyukur
atas yang sudah kita miliki.
Hidup adalah untuk menikmati kehidupan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar